Proses pengiriman tersebut, kata dia, sangat bergantung pada jadwal kapal roro yang tersedia.
“Proses ini memerlukan waktu karena bergantung pada jadwal kapal roro,” tuturnya.
PLN memastikan bahwa mesin tambahan sebenarnya sudah siap diberangkatkan. Saat ini, pihaknya hanya menunggu antrean kapal untuk proses penyeberangan menuju Dabo Singkep.
“Mudah-mudahan bisa dapat trip paling awal supaya penanganan lebih cepat,” pungkasnya.
Dengan berbagai kendala yang dihadapi, PLN berharap masyarakat dapat memahami situasi yang ada. Upaya perbaikan terus dilakukan agar krisis listrik di Desa Mepar dapat segera teratasi dan aktivitas warga kembali normal.

















