PLN kirim mesin tambahan dari Tanjungpinang, namun warga masih harus bersabar menunggu proses pengiriman.
Infolingga.com | Lingga – Pemadaman listrik total yang terjadi di Desa Mepar, Kabupaten Lingga, akhirnya mendapat penjelasan dari pihak PLN. Keterbatasan mesin pembangkit menjadi penyebab utama terhentinya aliran listrik tanpa adanya cadangan.
Kepala PLN Dabo Singkep, Suheri, mengungkapkan bahwa Desa Mepar saat ini hanya mengandalkan satu unit mesin pembangkit listrik. Kondisi ini membuat sistem kelistrikan sangat rentan terhadap gangguan.
“Karena mesinnya cuma satu, begitu ada gangguan langsung padam total,” ujar Suheri, Rabu (25/3/2026).
Ia menjelaskan, kondisi tersebut berbeda dengan wilayah Dabo yang memiliki beberapa unit mesin cadangan. Dengan sistem tersebut, pemadaman listrik di Dabo masih bisa dilakukan secara bergilir tanpa mematikan seluruh wilayah.
“Sementara di Desa Mepar, kondisi tersebut tidak bisa diterapkan karena keterbatasan fasilitas,” jelasnya.
Sebagai langkah penanganan, PLN saat ini tengah menyiapkan solusi darurat dengan mendatangkan mesin tambahan untuk memperkuat pasokan listrik di Desa Mepar.
Mesin tersebut dikirim dari Tanjungpinang dan saat ini masih dalam proses pengiriman menuju Dabo Singkep.
“Mesin sudah dikirim dan sekarang menunggu kapal roro untuk berangkat ke Dabo Singkep,” ungkap Suheri.
Ia memastikan bahwa proses pengiriman terus dipantau oleh pihak PLN. Berdasarkan informasi terakhir, mesin tersebut sudah berada di atas mobil kren dan siap diberangkatkan.

















