Unik! Satu Pegawai Satu Pohon, Disperindagkop UKM Lingga Tanam 52 Kates Demi Masa Depan Pangan

Ketahanan Pangan

Disperindagkop UKM Lingga menanam 52 pohon kates dengan melibatkan seluruh pegawai. Program ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan dan mendukung kebutuhan bahan baku MBG.

Infolingga.com| • Lingga – Upaya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Lingga terus digalakkan dengan cara yang sederhana namun berdampak nyata.

banner 336x170
Disperindagkop UKM Lingga menanam 52 pohon kates dengan melibatkan seluruh pegawai. Program ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan dan mendukung kebutuhan bahan baku MBG | f. Wandy
Disperindagkop UKM Lingga menanam 52 pohon kates dengan melibatkan seluruh pegawai. Program ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan dan mendukung kebutuhan bahan baku MBG | f. Wandy

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Lingga menanam sebanyak 52 pohon kates (pepaya) dengan melibatkan seluruh pegawai.

Menariknya, jumlah pohon yang ditanam disesuaikan dengan jumlah staf, sehingga setiap pegawai memiliki tanggung jawab penuh terhadap satu pohon.

Tidak ada yang hanya menjadi penonton, semua terlibat langsung mulai dari proses penanaman hingga perawatan.

Kepala Disperindagkop UKM Lingga, Febrizal Taupik, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar simbolis.

Menurutnya, program ini menjadi sarana pembelajaran bagi seluruh pegawai agar memahami proses budidaya tanaman secara langsung.

“Setiap staf punya kesempatan yang sama untuk belajar menanam dan merawat kates agar hasilnya optimal,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Ia menjelaskan, langkah ini juga bertujuan menjaga keberlanjutan komoditas kates di Lingga agar tidak terhenti di tengah jalan.

Sebelumnya, Disperindagkop UKM juga telah mengembangkan tanaman lain seperti cabai rawit.

Ke depan, program ini akan diperluas dengan penanaman berbagai jenis sayuran guna mendukung kebutuhan pangan lokal masyarakat.

Tak hanya itu, program ini juga berkaitan erat dengan kebutuhan bahan baku untuk program MBG di Kabupaten Lingga.

Ketersediaan komoditas seperti kates dinilai penting untuk memastikan pasokan tetap terjaga.

“Jangan sampai bahan baku untuk program MBG terputus. Kates ke depan sangat dibutuhkan di dapur-dapur MBG,” tambahnya.

Melalui langkah sederhana ini, Disperindagkop UKM Lingga menunjukkan bahwa ketahanan pangan tidak selalu harus dimulai dari program besar.

Dengan komitmen dan keterlibatan bersama, satu pohon dari setiap orang bisa menjadi harapan besar bagi masa depan pangan daerah.


banner 500x204
Baca Juga :   Bupati Lingga Sambut Kedatangan Danrem 033/WP di Pelabuhan Tanjung Buton

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *