Kapolres Lingga, AKBP Robby Topan Manusiwa, S.I.K juga memaparkan hasil rekapitulasi kriminalitas yang berhasil diungkap Polres Lingga tahun 2022 dibanding tahun 2023 yang mana jumlah tindak pidana pada tahun 2022 sebanyak 56 kasus sedangkan tahun 2023 sebanyak 58 kasus atau naik 2 kasus dengan rata-rata penyelesaian kasus turun 23%.
Sementara itu, untuk kasus Laka Lantas di tahun 2023 jumlah kasus sebanyak 49 kasus dengan rincian meninggal dunia 2 orang, luka berat 19 orang ,luka ringan 10 orang, dengan demikian di bandingkan tahun 2022 kasus Laka Lantas di Polres Lingga mengalami penurunan sebanyak 44%.
“Dari analisa Kami kasus laka lantas ini disebabkan oleh beberapa faktor yakni dari jumlah ranmor setiap tahunya bertambah dan kondisi jalan tetap tidak ada perubahan, selain itu disebabkan oleh pengaruh minuman keras yang mana pengemudi berkendara dalam keadaan dipengaruhi minuman keras,” pungkasnya.
Selain itu, Kapolres Lingga, AKBP Robby Topan Manusiwa, S.I.K juga memberikan pandangan ke depan untuk tahun 2024 mendatang, dengan menekankan pentingnya terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, peningkatan kegiatan preventif, serta penguatan hubungan dengan berbagai stakeholder untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan damai.
“Kami juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan bekerja sama dengan kami dalam menjaga keamanan. Kolaborasi dengan komunitas instansi terkait, dan elemen masyarakat sangatlah penting dalam membangun lingkungan yang aman dan kondusif bagi semua,” ucapnya.

















