Pembiayaan pendidikan dokter spesialis akan dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.
“Kita kemungkinan akan sharing pembiayaan. Rata-rata, satu orang butuh 200 juta per tahun. Karena pendidikan ini butuh empat tahun, kita harap bisa dimulai tahun depan,” ungkapnya.

















