Dinsos PPPA Lingga Bersama Stakeholder Tinjau Langsung Kondisi Anak Dipasung di Kelurahan Dabo Lama

Infolingga.com, Lingga – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Lingga (Dinsos PPPA Kab. Lingga) bersama stakeholder terkait melakukan kunjungan langsung ke rumah SR, remaja berusia 14 tahun di Kelurahan Dabo Lama yang hidup dalam kondisi dipasung. Kunjungan ini dilakukan sebagai respons terhadap laporan mengenai kondisi SR yang dirantai oleh orang tuanya karena kondisi emosional yang tidak stabil.

Kepala Bidang Rehabilitasi, Perlindungan, Jaminan, dan Bencana Sosial Dinsos PPPA Kab. Lingga, Hazni Hamka, menyatakan bahwa berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan bersama Lurah Dabo Lama, Dinas Kesehatan, Kepala Puskesmas, pihak Kecamatan Singkep, PUSPAGA, Kepala Sekolah, Babinsa Kelurahan Dabo Lama, dan Pendamping PKH, kondisi SR menunjukkan perbaikan meskipun masih memerlukan pemulihan secara intensif.

banner 336x170

“Alhamdulillah, berdasarkan hasil asesmen ke rumah bersangkutan, kondisi anak tersebut sudah mulai membaik dari sebelumnya. Namun, perlu pemulihan secara intensif. Oleh karena itu, hasil dari pertemuan tadi diputuskan untuk merujuk yang bersangkutan ke kota Batam dalam waktu dekat,” ujar Hazni Hamka.

Baca Juga :   Semarak Hari Bhayangkara ke-78, Polres Lingga Tanam Pohon Mangrove di Kecamatan Singkep

SR, remaja yang tinggal di Kelurahan Dabo Lama, dirantai oleh orang tuanya, Syahrudin dan Sumirah, karena sering mengamuk dan merusak rumah serta barang-barang di sekitarnya. Menurut penjelasan Syahrudin, kejadian ini bermula sekitar tiga bulan yang lalu ketika SR mengonsumsi delapan butir obat batuk jenis Maxtril yang dicampur dengan minuman berenergi Panther. “Akibatnya, emosi anak saya tidak terkontrol dan merusak rumah. Kami khawatir anak saya akan melukai orang lain, hingga kami putuskan untuk merantainya,” jelas Syahrudin.


banner 500x204

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *