Warga semakin resah karena jalan tersebut merupakan jalur utama pengiriman hasil bumi, termasuk kelapa dan komoditas lainnya. Kerusakan yang berlarut-larut dinilai dapat mengganggu stabilitas ekonomi daerah.
“Jangan saling lempar tanggung jawab. Ini darurat! Pemerintah provinsi dan kabupaten harus turun tangan bersama,” desak Gafar, warga Dabo Singkep yang rutin melintasi jalur tersebut.

















