HMI Soroti Darurat Narkoba di Tanjungpinang: Masalahnya Mengakar, Penanganannya Harus Lebih Berani

Meski begitu, HMI mengapresiasi kerja aparat yang berhasil mengungkap sejumlah kasus besar. Namun, mereka menegaskan bahwa indikator keberhasilan tidak boleh hanya dilihat dari jumlah kilogram sabu yang dimusnahkan.

“Yang terpenting adalah apakah masyarakat semakin terlindungi dan apakah generasi muda makin kecil risikonya untuk mencoba narkoba,” ujar Tomi.

banner 336x170

HMI menegaskan bahwa Tanjungpinang membutuhkan strategi penanganan narkoba yang lebih integratif. Mereka mendorong sinergi antara pemerintah kota, BNNK, kepolisian, sekolah, komunitas, dan keluarga.

“Kebijakan harus berbasis bukti, bukan sekadar seremonial. Sudah waktunya Tanjungpinang punya langkah yang lebih berani dan lebih jujur,” tutup Tomi.

HMI Cabang Tanjungpinang-Bintan berharap pernyataan ini dapat menjadi alarm bagi semua pihak agar penanganan narkoba di Tanjungpinang tidak lagi berjalan setengah hati, mengingat yang dipertaruhkan adalah masa depan masyarakat dan generasi muda kota tersebut.


banner 500x204

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *