Infolingga.com – Pemadam Kebakaran Kabupaten Lingga kembali menunjukkan respons cepat setelah menerima laporan masyarakat terkait keberadaan sarang lebah madu jenis Sepakelang yang dianggap membahayakan warga di Kelurahan Dabo, Kecamatan Singkep.
Sarang tersebut berada di area permukiman dan dinilai berpotensi mengancam keselamatan warga sekitar.
Laporan tersebut disampaikan warga melalui sambungan telepon, menyebutkan bahwa sarang lebah berada di atas pohon di belakang rumah warga di Jalan Tiram RT 002/RW 004.
Warga khawatir aktivitas lebah dapat menimbulkan risiko sengatan, terutama bagi anak-anak dan warga yang melintas di sekitar lokasi.
Petugas Damkar yang menerima laporan langsung mempersiapkan peralatan dan bergerak menuju lokasi hanya dalam waktu lima menit. Akses menuju titik kejadian yang sempit membuat tim harus menggunakan empat unit sepeda motor untuk mencapai lokasi.
“Kami bergerak cepat karena jenis lebah Sepakelang ini sangat agresif dan berbahaya bagi warga,” kata Danton Damkar Dabo Singkep, Ikmal Hakim, Selasa (25/11/2025).
Kegiatan evakuasi dipimpin langsung oleh Ikmal Hakim bersama sejumlah personel Damkar. Mereka dilengkapi dengan dua unit baju APD Tawon serta bahan pembakaran berupa tiga liter solar dan tiga liter minyak pertalite yang digunakan sebagai media penanganan sarang.
“APD dan cairan pembakar kami siapkan agar proses penanganan aman dan terkontrol,” ujarnya.
Setibanya di lokasi, tim Damkar melakukan observasi dan menilai kondisi lingkungan sekitar. Posisi sarang yang berada cukup tinggi dan dekat permukiman membuat petugas harus menyusun strategi agar proses evakuasi tidak membahayakan warga.
“Kami pastikan dulu area steril agar tidak ada warga yang terkena serangan lebah saat proses evakuasi,” katanya.
Metode penanganan dilakukan dengan teknik pembakaran terkontrol pada sarang lebah. Petugas memastikan proses ini dilakukan secara aman, dengan pengawasan ketat terhadap potensi api merambat atau lebah menyerang warga sekitar.
“Pembakaran dilakukan secara terkontrol, dengan mengutamakan keselamatan warga dan petugas,” ujarnya.
Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban maupun risiko lainnya. Damkar Lingga mengimbau warga untuk segera melapor jika menemukan sarang lebah berbahaya di sekitar permukiman agar dapat segera ditangani sebelum menimbulkan insiden.
“Jika ada sarang lebah, segera laporkan. Jangan coba-coba menangani sendiri,” katanya, mengakhiri.

















